Pencarian

Reses di Pulau Terong, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Rinci 18 Kegiatan Pembangunan untuk Belakang Padang hingga 2027

Rabu, 19 Agustus 2026 • 14:56:38 WIB
Reses di Pulau Terong, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan Rinci 18 Kegiatan Pembangunan untuk Belakang Padang hingga 2027
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan menyampaikan rincian 18 kegiatan pembangunan untuk Kecamatan Belakang Padang hingga 2027 dalam reses di Pulau Terong, Rabu (…).

BATAM — Ratusan warga Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang, Batam, menerima langsung penjelasan Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan, mengenai prioritas pembangunan daerah kepulauan. Reses yang digelar Rabu pagi itu dihadiri jajaran pemerintah kecamatan, pengurus RT/RW, LPM, dan tokoh masyarakat setempat.

Iman Sutiawan hadir bukan sekadar mendengar keluhan. Ia membawa rincian program yang sudah masuk perencanaan anggaran untuk wilayah hinterland Batam, baik untuk tahun anggaran 2026 maupun 2027.

Empat Paket Fisik untuk Pulau Terong di 2026

Dari total 18 kegiatan pembangunan yang dialokasikan untuk Kecamatan Belakang Padang pada 2026, Kelurahan Pulau Terong kebagian empat paket pekerjaan fisik. Dua di antaranya menyasar infrastruktur peribadatan dan akses jalan warga.

  • Penataan Musala Darul Hikmah di Geranting.
  • Semenisasi jalan di Teluk Sunti, Teluk Bakau, dan Geranting.

Pekerjaan ini diharapkan memperbaiki mobilitas warga yang selama ini bergantung pada kondisi cuaca dan pasang surut air laut.

Bantuan Alat Tangkap Nelayan Cair November 2026

Sektor perikanan menjadi perhatian khusus dalam reses tersebut. Iman Sutiawan menyampaikan bahwa bantuan alat tangkap untuk nelayan dijadwalkan terealisasi pada November 2026.

Sebanyak 42 unit sampan ting-ting akan disalurkan, dengan enam unit di antaranya dialokasikan untuk Kelurahan Pulau Terong. Selain itu, bantuan kawat jaring atau bubu juga masuk dalam paket bantuan tahun ini.

Mesin Boat 15 HP dan 40 HP Menyusul di 2027

Untuk tahap berikutnya, pemerintah daerah menyiapkan bantuan mesin boat bagi nelayan Pulau Terong. Alokasi mesin berukuran 15 HP dan 40 HP direncanakan terealisasi pada tahun anggaran 2027.

Bantuan ini dinilai krusial mengingat mayoritas warga Pulau Terong menggantungkan hidup pada hasil laut dan mobilitas antarpulau.

Proposal Resmi Jadi Syarat Utama Usulan Pokir

Di sela pemaparan program, Iman Sutiawan mengingatkan warga agar setiap usulan pembangunan dilengkapi proposal resmi. Kelengkapan administrasi ini menjadi syarat utama penatausahaan dan pertanggungjawaban penggunaan APBD.

"Proposal tersebut menjadi syarat utama penatausahaan dan pertanggungjawaban penggunaan APBD," ujarnya di hadapan warga.

Pesantren Gratis di Pulau Kasu untuk Anak Yatim

Di luar program fisik, Iman Sutiawan juga mengenalkan fasilitas pendidikan yang telah ia dirikan di Pulau Kasu. Pondok pesantren tersebut menggratiskan seluruh biaya pendidikan, akomodasi, hingga konsumsi santri.

Program ini menyasar anak-anak di wilayah pulau, khususnya yatim piatu dan keluarga kurang mampu. Kurikulum yang diterapkan memadukan pendidikan keagamaan dan formal, dengan dua ijazah resmi yang diterbitkan bagi para santri.

Dukungan Swadaya untuk Jalan Lingkar Pulau

Iman Sutiawan turut mengajak warga mendukung pembebasan lahan secara swadaya untuk pembangunan jalan lingkar pulau. Akses ini dinilai penting untuk membuka isolasi wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara itu, Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, mengapresiasi kunjungan pimpinan DPRD Kepri tersebut. Ia menilai reses menjadi wadah komunikasi dua arah antara legislatif dan warga, sekaligus ruang untuk mempercepat pembangunan di kecamatan yang berbatasan langsung dengan perairan internasional itu.

Follow kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: owntalk.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks