KEPULAUAN RIAU — Kompas.com merilis data harga terbaru untuk tiga merek ponsel milik Transsion Holdings—Tecno, Infinix, dan Itel—per 21 Agustus 2026. Dari data yang dihimpun dari situs resmi dan marketplace, hampir tidak ada pergerakan harga signifikan dibanding pekan sebelumnya. Ini kabar baik bagi konsumen yang sedang menunggu momen tepat untuk membeli.
Yang menarik dari daftar ini adalah stratifikasi pasar yang sangat jelas. Itel menguasasi segmen paling bawah dengan harga di bawah Rp 2 juta, Tecno dan Infinix bertarung di kelas menengah, sementara lini Phantom dan GT series mencoba merangsek ke pasar premium.
Peta Harga Entry-Level: Itel dan Tecno Bertarung di Bawah Rp 2 Juta
Untuk budget terbatas, Itel masih jadi pilihan paling ramah kantong. Seri A100C dibanderol mulai Rp 1,2 juta dengan RAM 3 GB, sementara Itel P65 bisa didapat Rp 1,4 juta. Namun, perlu dicatat bahwa spesifikasi di kelas ini biasanya masih menggunakan layar IPS dan chipset entry-level—cukup untuk media sosial dan WhatsApp, tapi kurang ideal untuk gaming berat.
Tecno Spark Go 1 menjadi penantang serius di harga Rp 999 ribu untuk varian 4/64 GB. Ini salah satu harga termurah yang bisa Anda temukan untuk ponsel baru dengan garansi resmi. Namun, jangan berharap banyak soal performa—kelas ini mengutamakan fungsi dasar.
Rentang Rp 2-3 Juta: Zona Paling Ramai dan Kompetitif
Ini segmen paling menarik. Tecno Spark 50 dibanderol Rp 2,099 juta untuk varian 4/128 GB, sementara Infinix Hot 70 mulai Rp 2,199 juta. Keduanya menawarkan spesifikasi yang nyaris identik: layar 120Hz, baterai 5000mAh, dan kamera utama 50MP.
Namun, ada perbedaan strategi yang patut diperhatikan. Tecno Camon 40 di harga Rp 2,455 juta sudah membawa peningkatan di sektor kamera, sementara Infinix Hot 60 Pro di Rp 2,549 juta menawarkan kapasitas penyimpanan lebih besar (8/256 GB). Jika Anda lebih sering menyimpan file dan foto, varian dengan storage lebih lega bisa jadi pertimbangan utama.
Di rentang ini, jangan lupa mempertimbangkan Infinix Note 50X 5G di harga Rp 2,869 juta. Ini salah satu pintu masuk termurah untuk menikmati jaringan 5G, meski harus kompromi dengan chipset yang tidak sekuat seri GT.
Kelas Menengah Atas: Layar AMOLED dan Performa Gaming
Naik ke Rp 3-5 juta, pilihannya mulai menarik. Tecno Pova 6 Pro 5G di Rp 3,299 juta menawarkan pengalaman gaming yang lebih mulus berkat chipset yang lebih bertenaga dan refresh rate tinggi. Infinix Note 60 di Rp 4,449 juta hadir dengan desain lebih premium dan kamera yang lebih mumpuni.
Tecno Camon 50 di Rp 3,659 juta (8/128 GB) menjadi pilihan menarik untuk pengguna yang mendambakan kualitas kamera. Seri Camon memang dikenal sebagai lini fotografi Tecno, dan biasanya membawa sensor yang lebih baik dibanding seri Spark atau Pova.
Harga Premium: Berani Bayar Lebih untuk Flagship?
Di puncak lineup, ada beberapa pilihan yang membutuhkan pertimbangan matang. Infinix Note 60 Ultra dibanderol Rp 11,999 juta—harga yang sudah bersaing dengan flagship Samsung Galaxy A56 atau iPhone SE. Dengan budget segitu, Anda harus benar-benar yakin bahwa fitur unggulan Note 60 Ultra (kemungkinan kamera telefoto periskop dan pengisian daya super cepat) sepadan dengan ekosistem dan nilai jual kembali yang lebih rendah dibanding merek mainstream.
Tecno Phantom V Flip 5G di Rp 5,399 juta menawarkan form factor lipat yang unik di kelasnya. Ini pilihan menarik untuk yang ingin tampil beda, tapi perlu diingat: mekanisme engsel dan ketahanan layar lipat butuh pengujian jangka panjang sebelum bisa direkomendasikan penuh.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Nilai jual kembali rendah: Ponsel Tecno, Infinix, dan Itel mengalami depresiasi harga lebih cepat dibanding merek seperti Samsung atau Xiaomi. Jika Anda rutin ganti ponsel setiap 1-2 tahun, ini faktor penting.
- Software update: Kebijakan pembaruan sistem operasi biasanya hanya 1-2 kali update besar. Pastikan Anda nyaman dengan kondisi ini sebelum membeli.
- Ketersediaan service center: Meski jaringan servis sudah meluas, jumlah pusat layanan resmi masih lebih sedikit dibanding merek besar. Cek lokasi service center terdekat sebelum memutuskan.
- Harga bisa berubah: Data ini dihimpun per 21 Agustus 2026 dari website resmi dan marketplace. Promo flash sale atau program cicilan bisa mengubah angka final yang Anda bayar.
Kesimpulannya, ketiga merek ini menawarkan value for money terbaik di kelas entry-level dan menengah. Untuk budget di bawah Rp 3 juta, pilihannya sangat kompetitif. Namun, di atas Rp 5 juta, Anda mulai masuk zona di mana pertimbangan ekosistem, software update, dan nilai jual kembali menjadi lebih krusial—dan di sana, merek-merek ini masih harus bekerja ekstra untuk meyakinkan konsumen.