BINTAN — Kabupaten Bintan kini memiliki kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) permanen pertama yang berlokasi di Kecamatan Gunung Kijang. Peresmian gedung tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, dalam suasana khidmat yang dihadiri ratusan warga Nahdliyin, para kiai, alim ulama, serta jajaran pengurus PCNU Bintan.
Kehadiran kantor ini diharapkan tidak sekadar menjadi simbol organisasi, melainkan pusat pergerakan keagamaan dan sosial. Roby menekankan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi kemandirian warga dalam mewujudkan fasilitas ini sebagai rumah bersama bagi keluarga besar NU di wilayah tersebut.
Sejarah Pembangunan: Hasil Wakaf dan Infaq Warga Sejak 2020
Pembangunan gedung permanen ini memiliki latar belakang yang kuat dalam nilai gotong royong. Proses konstruksi yang dimulai sejak tahun 2020 tersebut berdiri di atas tanah wakaf peninggalan almarhum H. Sanrosyid. Selain itu, seluruh pendanaan pembangunan bersumber dari infaq serta sumbangan sukarela masyarakat.
“Kita patut berbangga karena kantor yang hari ini kita resmikan merupakan satu-satunya kantor MWC-NU yang memiliki gedung permanen di Kabupaten Bintan. Ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kelembagaan NU, khususnya di bumi Bintan,” ujar Bupati Roby Kurniawan di sela-sela peresmian.
Ia menambahkan, keberhasilan menyelesaikan pembangunan kantor ini di tengah dinamika ekonomi adalah bukti nyata semangat ukhuwah yang kental di Gunung Kijang. Kantor tersebut kini siap dioperasikan untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan umat secara berkelanjutan.
Peran Strategis NU dalam Menjaga Persatuan di Bintan
Selain sebagai pusat kegiatan administratif, Bupati Roby berharap gedung ini menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan bangsa melalui pendekatan keagamaan yang moderat dan inklusif.
“Nahdlatul Ulama bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Roby.
Pemerintah Kabupaten Bintan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program positif yang diinisiasi oleh NU. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar ini dinilai krusial untuk menciptakan masyarakat Bintan yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Peresmian ditandai dengan pembacaan lafadz basmalah oleh Bupati sebagai simbol dimulainya operasional kantor secara resmi. Acara ditutup dengan doa bersama para kiai untuk keberkahan gedung baru tersebut bagi kemaslahatan umat di masa depan.