TANJUNGPINANG — Warga kurang mampu di Tanjungpinang dan Pulau Penyengat kebagian jatah daging kurban gratis di tengah harga daging segar yang tengah melonjak. Polresta Tanjungpinang, Polda Kepri, memastikan 21 ekor hewan kurban telah didistribusikan ke sejumlah titik, Selasa (26/5), sehari sebelum Idul Adha.
Mengapa jumlah kurban Polresta tahun ini melonjak drastis?
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta menyebut angka tahun ini menjadi rekor baru. Sebelumnya, pada 2025, Polresta hanya mendistribusikan enam ekor hewan kurban. Lonjakan ini berasal dari partisipasi seluruh jajaran Polresta yang berniat beribadah kurban secara kolektif.
"Pengadaan sapi kurban Idul Adha 2026 berasal dari partisipasi seluruh jajaran Polresta Tanjungpinang, yang semula memang berniat untuk beribadah kurban," ujar Indra usai penyerahan simbolis.
Kemana saja hewan kurban disalurkan?
Hewan kurban telah disalurkan langsung ke sejumlah lokasi prioritas. Kapolresta menyebutkan sasaran meliputi masjid, pondok pesantren, organisasi mahasiswa, jurnalis, dan masyarakat di Pulau Penyengat. Pemotongan dijadwalkan usai salat Idul Adha, Rabu (27/5), dan daging akan langsung didistribusikan ke warga sekitar.
Siapa prioritas penerima daging kurban?
Indra menegaskan penerima diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu atau mereka yang jarang membeli daging. Pertimbangan ini makin relevan karena harga daging segar di pasaran sedang naik.
"Penerima diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu atau barang kali jarang membeli daging, apalagi sekarang harga daging segar tengah naik," ujar Indra.
Apakah ini bagian dari program sosial polisi?
Kapolresta menambahkan bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial kepolisian kepada masyarakat, terutama yang kurang mampu. Tujuannya agar mereka tetap bisa menikmati daging kurban pada hari raya Idul Adha. Indra juga mendoakan ganjaran pahala berlipat bagi jajarannya yang berkurban.
"Semoga ini membawa berkah bagi jajaran Polresta Tanjungpinang, dan tentunya penerima manfaat," pungkasnya.