TANJUNGPINANG — Sosok polisi yang akrab disapa "Zulham Polisi Berhati Mulia" itu resmi menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) setelah mengikuti pendidikan di Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi. Pelantikan berlangsung di Lapangan Soetadi Ronodipuro bersama Resimen Desaka Dhira Pradhipa.
Berawal dari Razia Perut Lapar
Sebelum dilantik, Zulhamsyah dikenal sebagai Bripka yang aktif menjalankan kegiatan sosial di kampung-kampung terpencil, kawasan pemulung, pesisir nelayan, hingga jalanan kota. Program bertajuk "Razia Perut Lapar" itu ia lakukan hampir setiap hari dengan membagikan makanan dan sembako kepada warga kurang mampu.
"Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi bagaimana kita bisa hadir memberikan manfaat dan meringankan kesulitan masyarakat," ujar Zulhamsyah usai pelantikan.
Kegiatannya itu melibatkan relawan dan dukungan masyarakat luas. Tak sedikit warga yang tersentuh hingga akhirnya menjulukinya "Polisi Berhati Mulia".
Didikan Ibu Tunanetra yang Jadi Cahaya Hidup
Di balik kariernya, tersimpan kisah perjuangan yang menyentuh. Zulhamsyah dibesarkan oleh ibunya seorang diri yang merupakan tunanetra. Sang ibu berjuang dengan berdagang di emperan kaki lima untuk membesarkannya.
"Almarhumah ibu saya memang tidak bisa melihat indahnya dunia, tetapi beliau selalu menjadi cahaya dalam hidup saya. Semua yang saya lakukan hari ini adalah bentuk bakti dan doa untuk beliau," ungkap Zulhamsyah dengan mata berkaca-kaca.
Program "Razia Perut Lapar" disebutnya sebagai bentuk penghormatan kepada sang ibu. Membantu masyarakat yang lapar dan kesulitan menjadi cara sederhana meneruskan nilai kejujuran, kepedulian, dan keikhlasan yang diajarkan almarhumah.
Harapan dan Doa Warga Tanjungpinang
Keberhasilan Zulhamsyah menjadi perwira disambut haru warga Tanjungpinang. Nelayan, tukang ojek, buruh harian, hingga pedagang kaki lima mengaku bangga. Banyak yang berharap ia tetap bertugas di kota itu agar program sosialnya bisa berlanjut.
"Beliau sering membantu masyarakat tanpa melihat siapa orangnya. Kami berharap beliau tetap berdinas di Tanjungpinang," ujar Rahman, seorang warga.
Zulhamsyah pun menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin yang dinilainya banyak mendukung perjalanan kariernya. Sebelum mengikuti pendidikan SIP, ia bahkan mendapat kesempatan umrah dari Kapolda Kepri.
"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Kepri atas perhatian dan kebaikan beliau. Saya diberikan kesempatan umrah dan mengikuti pendidikan SIP Angkatan 55 Tahun 2026," pungkasnya.