ANAMBAS — Sebanyak 50 helm gratis dibagikan langsung kepada masyarakat di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Tarempa. Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyebut kegiatan ini merupakan wujud sinergi nyata antara pemerintah daerah dan Polri dalam membangun budaya tertib lalu lintas.
“Keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan budaya bersama yang terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aneng dalam konferensi pers yang diterima dari Natuna, Kamis.
Pemasangan Helm Simbolis untuk Ojek dan Insan Pers
Dalam acara tersebut, pemasangan helm dilakukan secara simbolis kepada perwakilan komunitas ojek dan insan pers. Setelah itu, pembagian dilanjutkan kepada masyarakat umum yang hadir.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Helm bukan hanya perlengkapan, tetapi pelindung utama yang dapat menyelamatkan nyawa,” katanya.
Polri Dorong Edukasi Bukan Sekadar Simbolis
Polres setempat mencatat pembagian ini merupakan bagian dari komitmen mengedukasi masyarakat. Kapolres mengimbau agar warga selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi rambu lalu lintas.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam berlalu lintas,” ujar AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka.
Bupati Aneng menambahkan, sinergi antara Pemda, Polri, dan elemen masyarakat sangat penting untuk menekan angka kecelakaan. “Mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib di Kabupaten Kepulauan Anambas butuh partisipasi semua pihak,” pungkasnya.