Pencarian

Disnaker Batam Fasilitasi Rekrutmen 2.000 Pekerja ke Jepang, 47 Calon Migrain Ikuti Pelatihan Bahasa

Rabu, 01 Juli 2026 • 17:28:01 WIB
Disnaker Batam Fasilitasi Rekrutmen 2.000 Pekerja ke Jepang, 47 Calon Migrain Ikuti Pelatihan Bahasa
Calon pekerja migran Batam mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebagai persiapan rekrutmen ke Jepang.

BATAM — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam secara rutin menyediakan ruang dan fasilitas bagi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) untuk menggelar sosialisasi dan rekrutmen. Kepala Disnaker Batam Yudi Suprapto mengatakan permintaan fasilitasi dari perusahaan cukup tinggi.

“Kami berupaya semaksimal mungkin menyediakan ruangan dan memfasilitasi kegiatan sosialisasi maupun rekrutmen,” kata Yudi saat dihubungi di Batam, Rabu.

Rekrutmen ke Jepang: Target 100 Orang dari Batam

Salah satu kegiatan yang baru berlangsung adalah sosialisasi rekrutmen oleh PT Trias Insan Madani. Perusahaan ini membuka lowongan untuk bekerja di Jepang dengan job order lebih dari 2.000 tenaga kerja dan menargetkan merekrut sekitar 100 orang dari Batam.

Dari sekitar 150 pendaftar, sebanyak 47 orang mengikuti sosialisasi. Mereka selanjutnya diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) selama kurang lebih enam bulan hingga memperoleh sertifikat minimal N4 sebelum diberangkatkan.

“Untuk bekerja di Jepang memang harus memiliki kemampuan bahasa Jepang,” tambah Yudi. Disnaker Batam mengaku belum menerima laporan lanjutan mengenai perkembangan peserta yang telah mengikuti pelatihan di Jakarta.

Ada 8 P3MI Aktif di Batam, Tujuan ke Timur Tengah hingga Eropa Timur

Hingga Juni 2026, tercatat delapan P3MI di Batam yang aktif melakukan penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Selain itu, sejumlah perusahaan penempatan dari luar daerah juga turut beroperasi dengan tujuan negara di Timur Tengah hingga kawasan Eropa Timur.

Yudi menekankan pentingnya menempuh jalur formal bagi calon pekerja migran. Seluruh proses harus mengikuti prosedur melalui Sistem Komputerisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Sisko P2MI) yang dikelola BP3MI.

Data Terbaru: 278 Pekerja Migran Asal Batam Ditempatkan Sepanjang 2026

Berdasarkan data Sisko P2MI, sepanjang Januari hingga Juni 2026 terdapat 278 pekerja migran asal Batam yang telah ditempatkan ke berbagai negara. Rinciannya, 153 laki-laki dan 125 perempuan.

Malaysia masih menjadi negara tujuan terbanyak dengan 183 pekerja. Disusul Singapura 35 orang, Qatar 21 orang, Hong Kong 16 orang, Taiwan 13 orang, Slovakia tiga orang, Korea Selatan dua orang, Romania dua orang, serta masing-masing satu orang ke Jepang, Arab Saudi, dan Yunani.

Dari sisi jenis pekerjaan, mayoritas bekerja sebagai operator produksi sebanyak 71 orang. Selain itu, terdapat 67 pekerja informal, 44 pekerja sektor pertanian, 34 pekerja perkebunan, dan 14 orang sebagai welder serta pekerjaan lainnya.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks