BATAM — Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengingatkan pengurus Keluarga Besar Kabupaten Kampar (KBKK) agar tetap satu visi di tengah dinamika politik yang berpotensi memunculkan perbedaan pandangan di masyarakat. Arahan itu ia sampaikan saat bertemu dengan pengurus KBKK di Bengkong, Sabtu (4/7/2026).
Amsakar mengapresiasi kontribusi masyarakat asal Kampar atas kemandirian, semangat juang, serta peran mereka selama ini dalam mendukung pembangunan Kota Batam.
Empat Pesan untuk Pengurus KBKK
Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menyampaikan empat pesan utama. Pertama, menjaga solidaritas internal agar organisasi tetap kompak. Kedua, memahami skala prioritas kerja sehingga program yang dijalankan tepat sasaran.
"Pemimpin yang baru harus merangkul semua elemen, termasuk para senior dan tokoh masyarakat," tegas Amsakar.
Ketiga, ia mengajak warga Kampar menanamkan prinsip sebagai orang Batam yang berasal dari Kampar. Prinsip ini, kata dia, untuk memperkuat rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal dan bekerja. Keempat, Amsakar meminta pengurus menyusun program kerja secara terukur.
Filosofi Pohon yang Kokoh
Amsakar juga membagikan filosofi kepemimpinan kepada para pengurus KBKK. Ia mengibaratkan seorang pemimpin seperti pohon yang kokoh dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
"Ke atas harus berpucuk, ke bawah harus mengakar, rindang sebagai tempat berteduh, dahannya kuat tempat bergantung," ujarnya.
Filosofi itu, menurut Amsakar, menggambarkan seorang pemimpin yang memiliki visi ke atas, berpijak kuat pada akar budaya dan komunitas, serta mampu menjadi tempat berlindung bagi warganya.
Dinamika Tugas Pemimpin dan Prioritas Kerja
Wali Kota Batam itu pun meminta para pengurus memahami dinamika tugas seorang pemimpin yang memiliki mobilitas tinggi dengan berbagai agenda padat. Ia menekankan pentingnya menentukan skala prioritas agar organisasi berjalan efektif.
"Susun program kerja secara terukur serta tentukan skala prioritas agar organisasi berjalan efektif dan memberi manfaat," pungkasnya.
Amsakar mendorong warga Kampar untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keterlibatan semua elemen masyarakat menjadi kunci kemajuan Batam ke depan.