Pencarian

Usai Bertanding di MTQ Kepri, Kafilah Anambas Susuri Jejak Islam di Pulau Penyengat, Pusat Peradaban Melayu

Kamis, 09 Juli 2026 • 14:03:31 WIB
Usai Bertanding di MTQ Kepri, Kafilah Anambas Susuri Jejak Islam di Pulau Penyengat, Pusat Peradaban Melayu
Kafilah Anambas menelusuri sejarah Islam di Pulau Penyengat usai MTQ Kepri.

Pulau Penyengat, atau dikenal sebagai Pulau Penyengat Inderasakti dalam sumber sejarah, menyimpan jejak penting perkembangan Islam, sastra, dan kebudayaan Melayu di Kepri. Destinasi bersejarah ini berjarak 1,8 km dari pusat Kota Tanjungpinang. Pulau seluas 2.000 meter panjang dan 850 meter lebar itu dihuni sekitar 2.500 jiwa.

Para kafilah menyeberang menggunakan perahu motor atau pompong dalam waktu sekitar 15 menit. Mereka diajak mengunjungi masjid bersejarah yang dibangun pada 1803, terkenal akan arsitektur unik perpaduan gaya Melayu.

City tour ini ditaja oleh Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Edukasi Sejarah dan Pembinaan Keislaman Peserta MTQ

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kepulauan Anambas, Yandri Yanto, melalui rilis yang diterima media ini, menyatakan city tour dirancang untuk memberikan pengalaman edukasi dan wisata religi. "Selain mengikuti perlombaan, para kafilah diperkenalkan dengan sejarah dan nilai-nilai budaya Melayu di Kepulauan Riau. Ini menjadi bagian dari pembinaan dan wawasan keislaman peserta," ujar Yandri Yanto.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian MTQ ke-XII Tingkat Provinsi Kepri di Kota Tanjungpinang. Para peserta tidak hanya pulang dengan prestasi, tetapi juga pengalaman sejarah yang memperkuat identitas keislaman dan kebudayaan Melayu mereka.

Bagikan
Sumber: jurnalterkini.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks