TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya berhenti pada pembangunan tiga titik Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah rampung. Gubernur Ansar Ahmad kini mendorong percepatan realisasi 18 titik prioritas baru ke pemerintah pusat.
Target 100 Koperasi Nelayan di Kawasan Pesisir Kepri
Dalam audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Ansar menyampaikan komitmen daerah untuk menuntaskan target pembangunan 100 KNMP di berbagai kawasan pesisir. Saat ini, satu titik tambahan di Kabupaten Natuna masih dalam tahap konstruksi.
“Saat ini tiga titik telah selesai dibangun dan satu titik di Kabupaten Natuna sedang dalam proses pembangunan,” kata Ansar dalam keterangan resmi Pemprov Kepri, Sabtu (11/7/2026).
Survei Topografi di 82 Titik Jadi Syarat Percepatan
Agar target besar itu terukur, Ansar meminta KKP segera melakukan survei topografi di 82 titik kawasan pesisir. Data dari survei ini akan menjadi dasar penyusunan rencana pembangunan koperasi secara komprehensif.
“Kami berharap survei lapangan ini dapat segera dilaksanakan sehingga berbagai kebutuhan pengembangan kawasan pesisir dapat dipetakan secara komprehensif,” ujarnya.
Usulan 18 titik prioritas baru itu, menurut Ansar, bertujuan agar program Ekonomi Biru dari pusat benar-benar menyentuh langsung nelayan di pulau-pulau terluar Kepri.
Menteri Trenggono: Kepri Prioritas Program Ekonomi Biru
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyambut positif usulan tersebut. Ia menilai Kepulauan Riau memiliki potensi maritim besar dan masuk dalam daerah prioritas program Ekonomi Biru nasional.
“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mengoptimalkan seluruh potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Trenggono.
Menurut Trenggono, pengembangan sektor kelautan membutuhkan sinergi lintas tingkat pemerintahan agar mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan secara nyata.
Dukungan Kepala Daerah se-Kepri untuk Percepatan Sektor Kelautan
Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat dari kabupaten/kota di Kepulauan Riau. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan kolektif terhadap percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah masing-masing.
Dengan tambahan 18 titik prioritas yang diusulkan, Pemprov Kepri optimistis program koperasi nelayan bisa menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pesisir dalam beberapa tahun ke depan.