TANJUNGPINANG — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah tim yang dijagokannya, Swiss, harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor tipis 1-3 di Piala Dunia 2026. Kekalahan ini dirasakannya langsung saat menghadiri acara nonton bareng yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Ahad (12/7/2026) malam.
“Sedikit kecewa Swiss kalah 3-1. Padahal tadi sudah bagus mainnya,” kata Ansar kepada wartawan usai acara nobar.
Meski tim jagoannya tersingkir, semangat Ansar untuk mengikuti pesta sepak bola terbesar di dunia itu tak luntur. Ia mengaku akan tetap menyaksikan laga-laga selanjutnya, terutama partai puncak Piala Dunia 2026.
Nobar Final di Taman Gurindam, UMKM Juga Dilibatkan?
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri berencana menggelar nonton bareng untuk partai final Piala Dunia 2026. Lokasi yang disiapkan adalah Taman Gurindam, salah satu ruang publik ikonik di Tanjungpinang.
“Ini masih kita bahas bersama. Semoga bisa terealisasi,” ujar Ansar, masih dalam kesempatan yang sama.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Misni, membenarkan wacana tersebut. Pihaknya masih menggodok teknis pelaksanaan, termasuk apakah acara hanya sebatas nobar atau akan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Untuk teknisnya masih dibahas, apakah hanya nonton bareng, atau melibatkan UMKM karena finalnya jam 2 dini hari,” singkat Misni.
Kendala utama yang dibahas adalah waktu kick-off final yang diperkirakan berlangsung pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Pemprov harus memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang akan hadir, sekaligus mencari format yang tepat agar acara tetap meriah tanpa mengganggu aktivitas warga keesokan harinya.