LINGGA — Lahan seluas seperempat hektare milik warga bernama Yasir itu mulai dibersihkan pada Selasa (28/7/2026) sore. Puluhan anggota Pokdarwis bersama mahasiswa KKN bahu-membahu mencabut rumput liar dan meratakan tanah yang akan ditanami.
Pinjam Lahan Warga, Target Tanam Sayuran Musiman
Ketua Pokdarwis Permata Hijau, Septiyuriandi, mengatakan program berkebun ini lahir dari keinginan anggota untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif. “Kami ingin tidak hanya fokus mengelola dan mengembangkan objek wisata desa, tetapi juga menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota. Salah satunya melalui pengembangan kebun sayur ini,” ujarnya.
Tahap awal, kelompok akan menanam cabai, terong, dan kangkung. Septiyuriandi menyebut lahan tersebut dipinjamkan oleh warga setempat tanpa biaya sewa. “Alhamdulillah, Pak Yasir mendukung kegiatan kami dengan meminjamkan lahannya. Tahap awal kami akan menanam berbagai jenis sayuran yang nantinya dikelola bersama oleh anggota,” jelasnya.
Tak Hanya Sayur, Kolam Ikan Lele Juga Disiapkan
Selain kebun sayur, Pokdarwis Permata Hijau berencana memanfaatkan kolam yang ada di lokasi untuk budidaya ikan lele. Septiyuriandi menargetkan kegiatan ini bisa menjadi rutinitas sore hari anggota. “Hasil kebun maupun budidaya nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh anggota, bahkan jika produksinya mencukupi bisa dipasarkan kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, hasil panen nantinya akan dibagi untuk konsumsi anggota dan sisanya dijual ke warga sekitar. Dengan begitu, kelompok ini berharap bisa menambah pemasukan di luar sektor wisata.
Mahasiswa KKN Bantu Pembukaan Lahan
Keterlibatan mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau disambut antusias oleh anggota Pokdarwis. Mereka ikut membantu pembersihan lahan sejak sore hingga menjelang magrib. “Alhamdulillah, adik-adik mahasiswa KKN ikut membantu membersihkan lahan. Semoga kebun ini dapat berkembang dengan baik dan menjadi kenang-kenangan yang bermanfaat bagi mereka selama menjalankan pengabdian di desa,” ucap Septiyuriandi.
Desa Panggak Darat selama ini dikenal memiliki potensi wisata alam yang dikelola Pokdarwis Permata Hijau. Dengan adanya kebun sayur dan rencana budidaya lele, kelompok itu berharap bisa memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota.