BINTAN — Operasi pencarian terhadap Sutiyo (49), nelayan yang hilang saat menyuluh ikan di perairan Teluk Bakau, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal, sekitar 97,96 meter arah timur laut dari titik awal dilaporkan hilang, Kamis (13/8) pukul 15.15 WIB.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli membenarkan penemuan tersebut. "Jasad korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Kawal, Kabupaten Bintan," ujarnya di Bintan, Kamis sore.
Berangkat Dini Hari, Senter Jadi Penanda Terakhir
Korban berangkat bersama empat rekannya untuk menyuluh ikan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Rombongan memilih lokasi terpisah di perairan Teluk Bakau.
Saat rekan-rekannya selesai dan kembali naik ke darat pada Kamis pagi, Sutiyo tak kunjung muncul. Pencarian awal dilakukan rekan korban, namun hanya menemukan senter milik Sutiyo yang biasa dipakai untuk menyuluh.
Drone dan Kapal Nelayan Dikerahkan
Laporan kehilangan kemudian diteruskan ke Kantor SAR Tanjungpinang melalui Polsek Gunung Kijang. Personel SAR langsung dikerahkan bersama unsur TNI dan warga sekitar.
Pencarian dilakukan dari udara menggunakan drone dengan menyisir tepian perairan Teluk Bakau. Sebagian tim lain menyusuri lokasi menggunakan kapal kayu milik nelayan setempat.
Setelah korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup. "Seluruh unsur kembali ke pangkalan masing-masing dengan ucapan terima kasih," kata Fazzli.