ANAMBAS — Pelantikan Ketua TP-PKK se-Kabupaten Kepulauan Anambas untuk masa bakti 2026–2031 tidak hanya menjadi seremoni serah terima jabatan. Di balik momen tersebut, Bupati Aneng memanfaatkan panggung untuk menegaskan standar kerja keras bagi seluruh perangkat daerah, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga aparatur sipil negara (ASN).
Instruksi paling tajam ditujukan kepada jajaran pengurus PKK yang baru dilantik. Aneng meminta agar dilakukan audit kinerja secara menyeluruh dalam waktu dekat.
"Saya minta Ketua PKK Kabupaten dalam waktu dekat, mengevaluasi seluruh pengurus. Dievaluasi. Pengurus yang tidak aktif, keluarkan. Pengurus yang tidak bekerja, keluarkan," ujar Aneng dalam sambutannya, Rabu (19/8/2026).
Evaluasi Kinerja PKK: Ancaman Tegas Bagi Pengurus Pasif
Perintah evaluasi ini menjadi sinyal bahwa kepengurusan baru tidak boleh berjalan stagnan. Aneng menilai, amanah yang diberikan harus dijalankan dengan kesungguhan dan komitmen nyata untuk membangun Kepulauan Anambas.
Ia menekankan bahwa setiap jabatan adalah amanah. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam pemerintahan diminta menjaga sikap, bekerja dengan tulus, serta meninggalkan jejak nama baik selama menjalankan tugas.
Kekompakan Camat dan ASN: Fondasi Pembangunan Daerah
Selain menyoroti PKK, Aneng secara khusus meminta para camat dan jajaran pemerintahan kecamatan untuk menjaga kekompakan. Menurutnya, komunikasi antarwilayah menjadi kunci agar berbagai persoalan di masyarakat dapat segera ditangani bersama.
"Kekompakan itu adalah satu kekuatan. Kalau tidak kompak, maka kita tidak bisa berjalan. Orang membangun rumah membutuhkan pondasi yang kuat. Kekompakan adalah fondasi," kata Aneng.
Pesan serupa disampaikan kepada ribuan ASN di lingkungan Pemkab Kepulauan Anambas. Aneng berharap seluruh aparatur mampu bekerja dalam satu langkah dan mendukung program pembangunan daerah. Ia menyebut ASN merupakan bagian dari keluarga besar yang harus dijaga bersama.
Kolaborasi Lintas Sektor Menjadi Kunci Keberhasilan
Aneng menegaskan, keberhasilan pembangunan Kepulauan Anambas tidak bisa dicapai sendiri oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan sinergi nyata antara pihak kecamatan, OPD, ASN, hingga organisasi masyarakat agar tujuan bersama dapat tercapai.
Ia juga meminta jajaran OPD untuk memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang berkaitan dengan TP-PKK. Setiap pihak memiliki peran masing-masing yang harus dijalankan secara bersama-sama agar program dapat berjalan maksimal.
Pelantikan ini menjadi pengingat bahwa birokrasi yang sehat harus diisi oleh orang-orang yang aktif dan bertanggung jawab. Ancaman evaluasi dari Bupati Aneng menjadi ujian pertama bagi pengurus PKK yang baru dilantik untuk segera membuktikan kinerjanya. (LS)