Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan, Polda Kepulauan Riau, menyerahkan satu set kaki palsu kepada Liusman Laia, seorang buruh tani di Kecamatan Gunung Kijang yang kehilangan kakinya akibat kecelakaan lalu lintas. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri agar korban dapat kembali produktif, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 RI.
BINTAN — Sebuah kursi roda kosong di teras rumah panggung di Jalan Tirta Madu, Kecamatan Gunung Kijang, kini tak lagi dibutuhkan Liusman Laia. Kamis pekan ini, Satlantas Polres Bintan datang membawa satu set kaki palsu untuk buruh tani yang kakinya harus diamputasi usai terlibat kecelakaan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano, mengatakan pemberian ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, bantuan tersebut adalah wujud nyata kehadiran Polri bagi masyarakat terdampak lakalantas yang membutuhkan dukungan untuk bangkit kembali.
"Kami berharap bantuan ini bisa memberikan semangat dan motivasi kepada saudara Liusman untuk terus menjalani kehidupan serta kembali beraktivitas secara produktif," kata Yelvis usai menyerahkan bantuan secara simbolis.
Kaki Palsu Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara
Di balik bantuan tersebut, Yelvis menyelipkan pesan keras tentang keselamatan berlalu lintas. Kondisi yang dialami Liusman disebutnya menjadi cermin nyata bahwa kecelakaan tidak hanya merugikan secara materi, tetapi bisa berujung pada kecacatan permanen hingga hilangnya nyawa.
Momentum ini pun dijadikan sarana edukasi langsung kepada warga sekitar. Polisi mengajak masyarakat untuk patuh aturan, melengkapi surat kendaraan, dan selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya.
"Patuhi aturan, gunakan perlengkapan keselamatan, lengkapi kendaraan sesuai ketentuan, hindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ungkap Kasat Lantas.
HUT ke-81 RI: Polisi Bagikan 10 Paket Sembako ke Warga Sekitar
Pada kesempatan yang sama, jajaran Satlantas Polres Bintan tidak hanya menyerahkan kaki palsu. Mereka juga menyalurkan sepuluh paket sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi sebagai rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Yelvis berharap bantuan sembako itu mampu meringankan kebutuhan sehari-hari warga sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. "Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri senantiasa hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat," demikian Iptu Yelvis.