Enam gereja yang disterilisasi tersebar di lima kecamatan: Batu Ampar, Lubuk Baja, Sekupang, Sagulung, dan Batu Aji. Rumah ibadah yang diperiksa meliputi Gereja Imanuel Batu Ampar, HKBP Lubuk Baja, Gereja Katolik Sto. Petrus Lubuk Baja, HKBP Palmarum Sekupang, Paroki Maria Bunda Pembantu Sagulung, dan HKBP Mahanaim Pasir Putih Batu Aji.
Area yang Diperiksa: Dari Mimbar hingga Instalasi Listrik
Tim sterilisasi dibagi menjadi dua regu. Mereka memeriksa ruang pendeta, mimbar, sound system, gudang, alat musik, hingga instalasi listrik. Area luar seperti taman, pagar, toilet, dan tempat parkir juga masuk dalam pemeriksaan.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei menyebut kegiatan ini didukung alat khusus perorangan, alat khusus unit, dan kendaraan rantis. “Personel dibagi menjadi dua tim sterilisasi yang melakukan pemeriksaan di wilayah Batu Ampar, Lubuk Baja, Sekupang, Sagulung dan Batu Aji,” ujarnya.
Hasil Pemeriksaan: Nihil Benda Mencurigakan
Dari seluruh proses sterilisasi, tidak ditemukan barang atau benda yang dicurigai sebagai handak maupun bom. Seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar.
Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol. Arief Doddy Suryawan melalui Kabid Humas menambahkan, pengamanan ini bertujuan memberi rasa aman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah.
Imbauan ke Warga: Laporkan Gangguan via Call Center 110
Polda Kepri mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam. Laporan juga bisa disampaikan melalui aplikasi Polri Super Apps.
“Guna mendapatkan pelayanan kepolisian secara cepat dan terpadu,” kata Kombes Nona Pricillia Ohei.