Pencarian

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Mineral Langka dan Radioaktif Senilai Triliunan Rupiah di Batam, 25 Kontainer Diamankan

Kamis, 28 Mei 2026 • 13:21:06 WIB
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Mineral Langka dan Radioaktif Senilai Triliunan Rupiah di Batam, 25 Kontainer Diamankan
Personel TNI AL memeriksa kontainer berisi mineral langka dan radioaktif yang diamankan di Batam.

BATAM — Penggagalan ini bermula dari laporan intelijen maritim yang mendeteksi pergerakan mencurigakan di perairan Kepulauan Riau. Personel KRI Kujang-642 BKO Guskamla Koarmada I kemudian melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap 25 kontainer pada Minggu (17/5). Dari jumlah tersebut, petugas membuka 15 kontainer untuk memeriksa kesesuaian barang dan dokumen.

Kandungan Mineral Langka hingga Bahan Baku Nuklir

Hasil uji laboratorium terhadap sampel ilminite dari 15 kontainer mengungkap fakta mengejutkan. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko, menyebutkan temuan itu mengandung titanium oksida, logam tanah jarang, dan unsur radioaktif.

"Selain itu terdapat kandungan LTJ dan unsur radioaktif untuk bahan baku nuklir seperti zirconium oxide, thorium oxide, neodymium oxide, triuranium oktasida, dan cerium oksida," ujarnya di Batam, Rabu.

Panglima Koarmada: Modus Pelanggaran Kepabeanan

Panglima Komando Armada RI, Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, menjelaskan bahwa dari hasil pendalaman ditemukan dugaan pelanggaran kepabeanan dan tata niaga ekspor minerba. Menurutnya, praktik ini berpotensi merugikan negara serta mengancam kedaulatan pengelolaan sumber daya alam nasional.

Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, bersama Denih dan Ketua Pelaksana Satgas PKH Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, meninjau langsung barang bukti kontainer di Batam, Selasa (26/5). Richard menegaskan bahwa penyelundupan rare earth menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.

Barang Bukti Diserahkan untuk Penyelidikan Lebih Lanjut

Seluruh kontainer yang diamankan kini telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. TNI AL menyatakan penggagalan ini merupakan bentuk komitmen bersama instansi terkait dalam menjalankan perintah Presiden RI dan Panglima TNI.

"Penggagalan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam melaksanakan perintah Presiden RI dan Panglima TNI bersama seluruh instansi terkait untuk menjaga kedaulatan negara," kata Berkat.

Apa yang Membuat Mineral Ini Begitu Bernilai?

Logam tanah jarang (LTJ) merupakan material kritis untuk industri teknologi tinggi, mulai dari pembuatan baterai kendaraan listrik, magnet permanen, hingga komponen pertahanan. Sementara unsur radioaktif seperti thorium dan uranium memiliki nilai strategis tinggi di sektor energi nuklir. Keberhasilan penggagalan ini menyelamatkan potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

Langkah Pengawasan ke Depan

Kepala Staf Umum TNI menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan di seluruh wilayah perairan Indonesia. Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk memastikan kekayaan alam Indonesia tidak dimanfaatkan secara ilegal oleh pihak tertentu.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks