Pencarian

Lomba Berbalas Pantun Warnai Hari Bhayangkara ke-80 di Batam, Polda Kepri Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu

Senin, 22 Juni 2026 • 14:49:31 WIB
Lomba Berbalas Pantun Warnai Hari Bhayangkara ke-80 di Batam, Polda Kepri Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu
Lomba berbalas pantun meriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mega Mall Batam Centre.

BATAM — Ribuan pasang mata di Mega Mall Batam Centre tertuju pada panggung utama yang menampilkan dua peserta saling berbalas pantun. Suasana meriah dan penuh tawa mewarnai lomba yang digelar Polda Kepulauan Riau, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari upaya Polri menjaga warisan budaya Melayu yang menjadi identitas masyarakat Kepri.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo hadir langsung bersama Irwasda Polda Kepri dan jajaran pejabat utama. Acara ini juga dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam Dato Wira Setia Utama Yang Mulia H., unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta dewan juri dan para peserta lomba.

Mengapa Polda Kepri Pilih Lomba Pantun untuk Hari Bhayangkara?

Pemilihan lomba berbalas pantun bukan tanpa alasan. Tradisi lisan ini telah lama menjadi ciri khas masyarakat Melayu di Kepulauan Riau. Lewat kegiatan ini, Polda Kepri ingin menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya hadir dalam urusan keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap pelestarian budaya daerah.

"Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polri dalam menjaga warisan budaya daerah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui seni tradisi," demikian pernyataan yang disampaikan dalam acara tersebut. Pendekatan kultural seperti ini dinilai efektif untuk membangun kedekatan antara aparat dengan warga.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Lomba Berbalas Pantun Ini?

Lomba berbalas pantun ini melibatkan peserta dari berbagai kalangan di Batam. Kehadiran tokoh adat dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemangku budaya setempat. Wakapolda Kepri bersama pejabat utama Polda Kepri turut menyaksikan langsung jalannya lomba, menandakan keseriusan institusi dalam mengangkat tradisi lokal.

Suasana di Mega Mall Batam Centre berubah menjadi panggung budaya. Para peserta menunjukkan kemampuan merangkai kata dan menyampaikan pantun secara spontan. Penonton yang berasal dari pengunjung mal ikut menikmati pertunjukan yang jarang terlihat di pusat perbelanjaan modern.

Apakah Hari Bhayangkara ke-80 Hanya Diisi Lomba Pantun?

Lomba berbalas pantun merupakan salah satu rangkaian acara dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kepulauan Riau. Polda Kepri merancang serangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Melalui pendekatan seni dan budaya, Polri berharap citra kepolisian semakin dekat dengan rakyat.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan bisa terus digelar secara rutin, tidak hanya saat Hari Bhayangkara. Pelestarian budaya Melayu melalui tradisi berbalas pantun dinilai penting untuk diturunkan ke generasi muda di tengah arus modernisasi yang semakin deras.

Bagikan
Sumber: transkepri.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks