BATAM — Pemerintah Kota Batam memilih untuk mengutamakan pembangunan Puskesmas, perbaikan jalan, dan normalisasi drainase dibandingkan pengadaan rumah dinas yang tengah menjadi sorotan. Keputusan ini diambil dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan yang melibatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Batam.
Apa yang Membuat Puskesmas Jadi Prioritas Utama?
Pemkot Batam menilai akses layanan kesehatan dasar masih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi warga di beberapa kelurahan. Beberapa Puskesmas dinilai perlu direnovasi dan dilengkapi alat medis penunjang agar mampu menangani pasien dengan lebih optimal. Kebijakan ini sekaligus menjawab keluhan warga tentang jarak tempuh ke fasilitas kesehatan yang masih panjang di kawasan pinggiran.
Jalan Rusak dan Drainase Tersumbat: Skala Masalah di Lapangan
Selain Puskesmas, infrastruktur jalan dan drainase menjadi perhatian kedua yang diangkat dalam rapat. Pemkot mencatat puluhan ruas jalan di kecamatan Batu Aji, Bengkong, dan Batam Kota mengalami kerusakan yang mengganggu mobilitas warga. Drainase yang tersumbat di sejumlah titik juga kerap menyebabkan genangan saat hujan deras, terutama di kawasan padat penduduk.
"Kami lebih memilih menyelesaikan masalah yang langsung dirasakan masyarakat setiap hari," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Batam dalam rapat tersebut. Pihaknya memastikan anggaran yang sempat dialokasikan untuk rumah dinas akan dialihkan ke proyek perbaikan saluran air dan pengaspalan jalan.
Berapa Anggaran yang Dialihkan untuk Infrastruktur Warga?
Meski angka pasti belum diumumkan secara resmi, sumber dari internal Pemkot menyebutkan bahwa dana yang direalokasi mencapai miliaran rupiah. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pengerjaan hotmix di lima ruas jalan utama dan pembangunan talud drainase di tiga kelurahan rawan banjir. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada triwulan pertama tahun anggaran berjalan.
Respons DPRD: Mendukung Pengutamaan Kepentingan Publik
Anggota Komisi II DPRD Batam yang dihubungi secara terpisah menyambut baik keputusan Pemkot. Menurutnya, pembangunan rumah dinas bisa ditunda karena belum menjadi kebutuhan kritis. "Yang lebih penting sekarang adalah bagaimana warga bisa ke Puskesmas dengan nyaman dan tidak khawatir motor rusak karena jalan berlubang," katanya.
Apakah Rumah Dinas Akan Tetap Dibangun?
Pemkot Batam belum menutup kemungkinan pembangunan rumah dinas di masa mendatang. Namun, untuk tahun ini, seluruh prioritas akan difokuskan pada proyek yang berdampak langsung pada keseharian warga. Evaluasi akan dilakukan setelah proyek infrastruktur dasar mencapai target yang ditentukan.
Kapan Warga Bisa Mulai Merasakan Hasilnya?
Perbaikan drainase di titik-titik kritis direncanakan rampung sebelum akhir tahun ini. Sedangkan pengerjaan jalan hotmix akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari ruas yang paling parah kondisinya. Pemkot berjanji akan memberikan laporan berkala kepada publik melalui media massa dan kanal resmi pemerintah.