Pencarian

Tim SAR Gabungan Cari Nenek 68 Tahun di Lingga, Terakhir Ditinggal Keluarga Saat Berjualan

Jumat, 26 Juni 2026 • 11:20:32 WIB
Tim SAR Gabungan Cari Nenek 68 Tahun di Lingga, Terakhir Ditinggal Keluarga Saat Berjualan
Tim SAR gabungan melakukan pencarian nenek Nurhayati yang hilang di Singkep Barat, Lingga.

LINGGA — Operasi pencarian terhadap Nurhayati (68) masih berlangsung hingga Kamis (25/6) setelah ia dilaporkan hilang dari rumahnya di Dusun I, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan pihaknya menerima laporan dari Unit Siaga SAR Lingga sekitar pukul 06.50 WIB.

Keluarga terakhir melihat korban pada Selasa (23/6) sekitar pukul 15.40 WIB. Saat itu, Nurhayati dimandikan oleh keluarganya sebelum mereka meninggalkannya untuk berjualan di warung yang berada tepat di depan rumah.

Ditinggal Berjualan, Nenek Hilang dari Kamar

Sekitar pukul 18.07 WIB, saat keluarga kembali memeriksa, korban sudah tidak berada di dalam kamar. Hingga kini, keberadaan Nurhayati belum diketahui.

"Korban mengenakan baju daster bermotif warna merah kombinasi cokelat. Dari keterangan keluarga, korban memiliki kebiasaan keluar rumah, namun biasanya tidak jauh dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya," ungkap Fazzli.

Lima Personel Dikerahkan dengan Kapal Kayu dan Motor Trail

Tim rescue Unit Siaga SAR Lingga yang berjumlah lima personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 07.00 WIB. Mereka menggunakan kapal kayu dan kendaraan roda dua untuk menjangkau area pencarian.

Operasi ini melibatkan unsur SAR gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang, Unit Siaga SAR Lingga, Polres Lingga, dan Polsek Singkep Barat. Peralatan yang dibawa antara lain satu kapal kayu, satu motor trail, aqua eye, perangkat komunikasi, responder bag, serta peralatan evakuasi.

Masyarakat Diminta Melapor Jika Melihat Korban

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di area sekitar lokasi kejadian. Fazzli mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban untuk segera melapor ke pihak berwenang atau tim SAR terdekat.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks