TANJUNGPINANG — Program diskon tiket kapal Pelni 30 persen yang berlaku sejak 6 Juni 2026 langsung diserbu warga Kepulauan Riau. Hingga Jumat pekan ini, total 3.253 penumpang telah memesan tiket untuk keberangkatan periode 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, merinci penumpang yang berangkat pertama pada 20 Juni 2026 dari Serasan (Natuna) turun di Kijang (Bintan) mencapai 946 orang. Sementara itu, rute Kijang tujuan Blinyu hingga Tanjung Priok tercatat 861 tiket terjual.
“Penjualan untuk keberangkatan KM Tidar, tanggal 2 Juli 2026, sudah terjual 1.446 tiket. Jumlahnya masih akan bertambah jelang berakhirnya musim liburan sekolah,” kata Putra.
Berapa Potongan Harga per Tiket?
Diskon 30 persen dihitung dari tarif dasar tiket kelas ekonomi di seluruh trayek Pelni. Potongan ini tidak termasuk komponen asuransi dan pas pelabuhan.
Contohnya, tiket perjalanan Kijang tujuan Tanjung Priok yang semula Rp408.000 per orang, setelah diskon menjadi Rp293.400. Penghematan ini dinilai signifikan bagi keluarga yang bepergian saat libur sekolah.
Siapa Saja yang Bisa Mendapatkan Diskon Ini?
Program stimulus berlaku untuk semua penumpang yang membeli tiket sejak 6 Juni 2026. Periode keberangkatan dimulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
Putra mengingatkan kuota tiket diskon bersifat terbatas. Total kuota nasional sebanyak 693.000 tiket, dan 214.000 di antaranya sudah terjual. Karena itu, masyarakat diimbau segera merencanakan perjalanan.
Bagaimana Cara Membeli Tiket Diskon?
Pemesanan bisa dilakukan melalui seluruh kanal resmi Pelni: aplikasi Pelni Mobile, website resmi, Contact Center 162, atau mitra penjualan resmi lainnya.
“Selain lebih aman dan mudah, pembelian melalui kanal resmi juga memastikan masyarakat memperoleh tarif sesuai ketentuan,” ujar Putra.
Apa Dampak Program Ini bagi Warga Kepri?
Kebijakan ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di daerah yang dilayani kapal Pelni. Rute favorit seperti Kijang-Tanjung Priok menjadi bukti tingginya permintaan selama libur sekolah.