TANJUNGPINANG — Sebanyak 179 atlet pelajar dari Kota Tanjungpinang resmi berlaga di POPDA Kepri ke-10 yang digelar di kawasan Coastal Area, Kabupaten Karimun. Total kontingen yang dikirim mencapai 234 orang, termasuk pelatih, ofisial, dan tim pendukung.
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, yang hadir bersama Ketua PKK Hj. Yuniarni Pustoko Weni, turun langsung menemui para atlet usai upacara pembukaan. Ia meminta mereka bertanding dengan semangat juang tinggi dan menjunjung sportivitas.
"Kalian Kebanggaan Kota Tanjungpinang"
Lis menegaskan bahwa setiap atlet yang terpilih telah melalui proses pembinaan dan seleksi ketat. Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang kini membawa nama Tanjungpinang di panggung provinsi.
"Bertandinglah dengan semangat juang yang tinggi, junjung sportivitas, disiplin, dan tunjukkan kemampuan terbaik. Apa pun hasilnya nanti, yang terpenting adalah memberikan penampilan maksimal serta menjaga nama baik daerah," ujarnya.
10 Cabang Olahraga, 740 Medali Diperebutkan
POPDA Kepri ke-10 mempertandingkan 10 cabang olahraga. Angka 740 medali menjadi target perebutan bagi seluruh kontingen dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya menekankan pentingnya penyelenggaraan olahraga yang terencana, berjenjang, dan berbasis ilmu pengetahuan. Hal ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional.
"Semoga seluruh atlet di semua cabang olahraga mengikuti pertandingan ini dengan baik dan menjunjung tinggi sportivitas. Tunjukkan kualitas, kemampuan, dan kompetensi terbaik yang dimiliki," kata Ansar.
Modal Menuju Jenjang Nasional
Lis Darmansyah berharap keikutsertaan kontingen Tanjungpinang tidak hanya mengejar prestasi di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi modal penting pembinaan atlet muda menuju jenjang yang lebih tinggi.
"Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar agar lahir atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional," tutupnya.