NATUNA — Sebanyak 139 anggota klub Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) binaan Puskesmas Sedanau mengikuti rangkaian kegiatan promotif dan preventif yang digelar BPJS Kesehatan Kabupaten Natuna, Selasa. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT Ke-58 BPJS Kesehatan sekaligus upaya menekan angka komplikasi pada penderita diabetes melitus tipe II dan hipertensi.
Senam Interval Tiga Menit untuk Pasien Kronis
Para peserta menjalani senam gerak sehat dengan pola interval: jalan santai selama tiga menit, dilanjutkan jalan cepat tiga menit, dan diulang sebanyak lima kali. Aktivitas fisik terstruktur ini dirancang khusus untuk pasien penyakit kronis agar tidak membebani sendi dan jantung.
Kepala BPJS Kesehatan Natuna Ira Triwahyuni mengatakan kegiatan ini mendorong anggota Prolanis agar lebih disiplin dalam menjaga kondisi tubuh. “Agar kesehatan mereka lebih terjaga dan risiko komplikasi penyakit dapat ditekan,” ujarnya di Natuna, Selasa.
Edukasi Langsung dari Spesialis Penyakit Dalam
Setelah sesi senam, peserta mendapat edukasi kesehatan dari dokter spesialis penyakit dalam. Materi mencakup penyebab penyakit, faktor risiko, dampak yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan dan penanganan agar kondisi tetap terkendali.
BPJS Kesehatan Natuna menggandeng Dinas Kesehatan setempat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan kepada seluruh peserta untuk memantau tekanan darah dan kadar gula secara berkala.
Target: Menekan Biaya Pengobatan Akibat Komplikasi
Program Prolanis merupakan salah satu strategi BPJS Kesehatan untuk menggeser fokus dari kuratif ke promotif-preventif. Pasien diabetes dan hipertensi yang rutin mengikuti klub Prolanis diharapkan dapat meminimalkan risiko stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung koroner.
Ira menambahkan, kegiatan serupa akan terus digencarkan di puskesmas-puskesmas lain di Natuna. “Kami ingin anggota Prolanis menerapkan pola hidup sehat, rutin beraktivitas fisik, menjaga pola makan, serta menjalani pemeriksaan berkala,” katanya.