BATAM — Koordinator Wilayah SPPG Kota Batam Defri Frenaldi memastikan seluruh dapur MBG akan kembali beroperasi pada pekan depan. Keputusan ini mengikuti edaran Dinas Pendidikan Kota Batam tentang jadwal libur dan masuk sekolah.
“Kami akan kembali operasional minggu depan. Kita mengikuti kebijakan daerah terkait libur sekolah dan seluruh dapur akan kembali operasional secara serentak,” ujar Defri saat dihubungi di Batam, Rabu.
Mengapa penyaluran tidak dimulai saat sebagian sekolah sudah masuk?
Meski sejumlah sekolah telah memulai kegiatan belajar mengajar pada pekan ini, distribusi MBG sengaja menunggu hingga 20 Juli. Defri menjelaskan, langkah ini diambil agar pelaksanaan di seluruh satuan pendidikan berjalan bersamaan dan terkoordinasi.
“Tetap akan mulai secara serentak pada tanggal 20, kita mengikuti edaran Dinas Pendidikan Kota Batam,” katanya.
257.421 Pelajar dan 51.030 Penerima 3B Jadi Sasaran
Program MBG di Batam tidak hanya menyasar peserta didik. Kelompok 3B—ibu hamil, ibu menyusui, dan balita—juga tetap menjadi penerima manfaat. Total, program ini menjangkau 257.421 pelajar, 51.030 penerima dari kelompok 3B, serta 17.399 guru sekolah.
Defri mengatakan mekanisme penyaluran bagi kelompok 3B masih mengikuti ketentuan lama, yakni dua kali dalam sepekan. “Ke depan mungkin akan ada juknis baru, tetapi selama belum ada, yang lama masih berlaku,” ujarnya.
Berapa dapur yang sudah beroperasi dan yang masih menunggu?
Saat ini, sebanyak 139 dapur SPPG telah beroperasi di Kota Batam. Selain itu, terdapat sembilan dapur lain yang telah mengantongi surat keputusan (SK), namun belum mulai beroperasi.
Defri menyebut belum ada rencana untuk mengadakan menu spesial pada hari perdana pelaksanaan MBG pekan depan. Selama periode libur, layanan MBG berhenti total, baik untuk pelajar maupun kelompok 3B, mengikuti jadwal operasional dapur.