Pencarian

114 Guru PAUD di Natuna Belum S1, Kemendikdasmen Sediakan Beasiswa Lewat Jalur RPL Dua Semester

Kamis, 16 Juli 2026 • 09:52:31 WIB
114 Guru PAUD di Natuna Belum S1, Kemendikdasmen Sediakan Beasiswa Lewat Jalur RPL Dua Semester
guru PAUD di Natuna belum bergelar S1, Kemendikdasmen sediakan beasiswa melalui jalur RPL dua semester.

NATUNA — Pemerintah pusat memutuskan untuk menanggung seluruh biaya pendidikan dalam program ini, termasuk biaya kuliah dan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang akan menyusul. Kepala Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Kepulauan Riau, Yuli Rianawati, mendorong para guru di Natuna untuk segera mendaftar agar kualifikasi akademik mereka terpenuhi.

Mengapa Guru di Natuna Butuh Jalur Khusus?

Berdasarkan hasil pendataan, masih ada 114 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 34 guru jenjang SD serta SMP di Natuna yang belum bergelar S1. Kondisi ini menjadi kendala dalam pemenuhan standar kualifikasi tenaga pendidik nasional.

Skema RPL menjadi solusi karena pengalaman kerja dan kompetensi yang sudah dimiliki para guru selama bertahun-tahun mengajar diakui sebagai bagian dari proses perkuliahan. "Guru tidak perlu menempuh pendidikan selama empat tahun, tetapi cukup dua hingga empat semester," kata Yuli di Natuna, Rabu.

Setelah Lulus S1, Langsung ke PPG

Yuli menambahkan, guru yang telah menyelesaikan pendidikan S1 akan langsung didorong mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sementara itu, bagi guru yang sudah berstatus S1, mereka dapat mengikuti PPG pada 2026 mendatang.

Hingga saat ini, sebanyak 63 guru di Natuna telah terdata untuk mengikuti PPG dan masuk dalam gelombang pelaksanaan tahun ini. Seluruh proses PPG dilakukan secara daring.

"Program PPG dilaksanakan secara daring sehingga guru tetap dapat mengajar tanpa meninggalkan kelas," ujar Yuli.

Biaya Ditanggung Penuh Pemerintah Pusat

Yuli menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya bagi guru yang mengikuti program ini, baik untuk jalur RPL maupun PPG. Pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen menanggung seluruh kebutuhan pendanaan.

"Guru tidak perlu khawatir dan cukup fokus menjalankan pendidikan," katanya.

Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks