BATAM — BP Batam optimistis penyelesaian proyek revitalisasi Underpass Pelita berjalan sesuai jadwal tanpa mengabaikan spesifikasi teknis. Saat ini, fokus pengerjaan diarahkan pada penyempurnaan konstruksi dan penataan fasilitas pendukung di dalam terowongan bawah tanah tersebut.
Fokus pada Keselamatan Pengendara dan Kelancaran Mobilitas
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Mouris, menegaskan bahwa peremajaan ini lebih dari sekadar perbaikan fisik. "Proyek ini bertujuan menghadirkan infrastruktur yang lebih aman, nyaman, dan mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat," ujarnya.
Peningkatan volume kendaraan setiap tahun menjadi alasan utama perlunya infrastruktur yang andal. BP Batam menilai keberadaan Underpass Pelita yang representatif menjadi krusial agar aktivitas transportasi di Batam tetap efisien dan tidak menimbulkan kemacetan parah di titik tersebut.
Pengawasan Ketat Selama Proses Pengerjaan
Selama revitalisasi berlangsung, BP Batam mengaku terus melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap tahapan konstruksi memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan sebelumnya.
Setelah proyek selesai, warga Batam diharapkan dapat menikmati fasilitas jalan bawah yang lebih representatif. Peningkatan ini dinilai penting untuk menjaga citra Batam sebagai kota modern yang ramah investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan sarana transportasi yang layak.