BATAM — Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mengonfirmasi bahwa tambahan daya listrik ini menjadi fondasi utama pengembangan kawasan data center di Batam. Program tersebut sejalan dengan visi Wali Kota Amsakar dan Wakil Wali Kota Li Claudia yang tengah gencar mendorong transformasi digital di wilayah itu.
“Kehadiran tambahan pasokan listrik ini akan semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Batam,” ujar Firmansyah dalam keterangan resmi yang diterima, Senin.
Perjanjian Strategis Diteken oleh Dua Direktur Utama
Penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik dilakukan oleh Direktur Utama Dalle Energy Batam, Imron Gazali, dan Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo. Keduanya sepakat untuk memperkuat pasokan energi bagi sektor industri yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Batam.
“Atas nama Pemko Batam kami mengucapkan selamat datang kepada Yang Mulia Duta Besar Swedia untuk Indonesia, HE Daniel Blockert,” kata Firmansyah saat menghadiri kunjungan kerja perwakilan asing tersebut di Kantor PLN Batam.
Swedia Buktikan Komitmen di Batam
Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Swedia yang dinilai telah berkontribusi nyata bagi pembangunan di Kota Batam. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar transaksi energi, melainkan juga bentuk kepercayaan internasional terhadap iklim investasi di daerah.
“Terima kasih kepada pemerintah Swedia yang telah berkontribusi di Kota Batam,” ucap Firmansyah.
Dampak Langsung bagi Sektor Industri dan Data Center
Tambahan 300 megawatt ini diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan listrik kawasan industri yang terus bertumbuh, termasuk pusat data berskala besar yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan berkapasitas tinggi. PLN Batam pun diharapkan semakin andal dalam menjaga sistem kelistrikan di wilayah yang menjadi pintu gerbang perdagangan internasional itu.
Firmansyah menegaskan, penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Batam. Pemerintah kota optimistis, dengan pasokan listrik yang lebih besar, target investasi di sektor digital dan manufaktur akan semakin mudah tercapai.