BINTAN — Dua angkatan Sekolah Lansia Kasih Ibu di Desa Sebong Lagoi telah meluluskan 94 peserta. Angkatan pertama menyumbang 60 lulusan, dan angkatan kedua sebanyak 34 lansia yang diwisuda pekan lalu. Program ini merupakan bagian dari gerakan Bintan Bergerak Ramah Lansia yang digagas Pemerintah Kabupaten Bintan.
Total 94 Lansia Lulus, Angkatan Kedua Diwisuda Sekda
Wisuda angkatan kedua dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, didampingi Ketua DWP Bintan Elyza Riani. Seluruh lansia yang diwisuda telah mengikuti 12 pertemuan selama tiga bulan. Materi pembelajaran dirancang agar para lansia tetap produktif dan sehat di usia senja.
Kurikulum: Keagamaan, Keterampilan, hingga Studi Wisata
Selama program, para lansia mendapat pengetahuan keagamaan, keterampilan praktis, edukasi kesehatan, aktivitas fisik, dan kegiatan rekreasi. Banyak di antara peserta mengaku baru pertama kali mengenyam pendidikan formal seumur hidup mereka. Sekolah Lansia menjadi wadah silaturahmi dan pengisi waktu luang yang bermanfaat.
Sekda: Atok dan Nenek Sangat Antusias
Dalam sambutannya, Ronny Kartika menyampaikan kebanggaannya terhadap semangat para lansia. “Selamat, Atok dan Nenek yang hari ini diwisuda. Kami bangga sekaligus bahagia, melihat semangat Atok Nenek semua yang begitu antusias mengikuti pendidikan di Sekolah Lansia. Isi dari semua kegiatannya juga positif, ditambah lagi Atok Nenek bisa saling bersilahturahmi satu sama lain,” ujarnya.
Ronny berharap program ini berkelanjutan dan dapat memberi warna bagi kehidupan lansia di Bintan. Ia menegaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan manifestasi tekad daerah mewujudkan Bintan sebagai wilayah ramah lansia.
Haru dan Bahagia di Momen Wisuda
Prosesi wisuda ditutup dengan kebersamaan anak, cucu, dan keluarga para lansia. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas saat para keluarga menyaksikan para lansia menerima sertifikat kelulusan. Program ini diharapkan terus diperluas ke setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Bintan.