KEPULAUAN RIAU — Apel Kebangsaan di Monas itu bukan sekadar seremoni. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen nyata aparat keamanan dan warga dalam merawat persatuan. "Pernyataan kebangsaan oleh Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya menegaskan semangat persatuan serta sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan Jakarta," ucap Budi dalam keterangannya, Sabtu (8/8).
Sinergi Aparat dan Warga Jadi Kunci Stabilitas Ibu Kota
Budi menjelaskan, penguatan sinergitas antara Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya akan terus dilakukan. Koordinasi yang solid juga melibatkan Pemerintah Provinsi Jakarta serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
"Pilar demokrasi, pilar ketahanan dalam persatuan dan kesatuan NKRI, Polri, TNI, pemerintah provinsi DKI Jakarta, dan seluruh elemen masyarakat untuk berbaur, menunjukkan bahwa nilai persatuan dan kebudayaan bagi kita semua," ujar dia.
Menanamkan Cinta Tanah Air dan Menjaga Aktivitas Warga
Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa apel kebangsaan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai cinta tanah air kepada seluruh peserta dan masyarakat luas. Semangat yang dibangun adalah kepedulian, komunikasi, dan partisipasi bersama untuk Jakarta yang aman.
"Semangat dibangun dari Jaga Jakarta dengan mengedepankan persatuan, kepedulian, komunikasi, dan partisipasi bersama. Harapan kita bersama untuk tetap Indonesia aman damai, seluruh kegiatan aktivitas masyarakat, ibadah, sekolah, perekonomian berjalan dengan baik," ucapnya.
Apel yang dihadiri unsur TNI, Polri, dan komponen masyarakat ini menjadi pesan kuat bahwa keamanan Ibu Kota adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya aparat. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan seluruh aktivitas warga, mulai dari ibadah, sekolah, hingga perekonomian, dapat berjalan dengan aman dan lancar.