Pencarian

Iran Segera Resmi Jadi Anggota New Development Bank BRICS, Sinyal Perkuat Jaringan Keuangan Alternatif

Minggu, 16 Agustus 2026 • 13:11:31 WIB
Iran Segera Resmi Jadi Anggota New Development Bank BRICS, Sinyal Perkuat Jaringan Keuangan Alternatif
Menteri Ekonomi dan Keuangan Iran, Abdolnaser Hemmati, menyatakan negaranya akan segera menjadi anggota New Development Bank (NDB) BRICS.

KEPULAUAN RIAU — Pengumuman itu disampaikan Hemmati menjelang agendanya bertemu dengan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral anggota BRICS di India. Ia menegaskan bahwa kerja sama di antara negara-negara BRICS telah menghasilkan New Development Bank sebagai institusi penting, dan Iran akan menjadi bagian dari institusi tersebut.

Jalur Alternatif Pendanaan di Tengah Sanksi

Bagi Iran, bergabung dengan NDB bukan sekadar seremoni. Selama bertahun-tahun, negara tersebut terisolasi dari sistem keuangan global yang berpusat pada dolar AS. Sanksi yang dijatuhkan Washington mempersempit ruang gerak Teheran dalam bertransaksi dan membiayai proyek-proyek pembangunan.

Kondisi inilah yang mendorong Iran untuk mencari alternatif. NDB, yang didirikan oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, hadir sebagai opsi pendanaan yang tidak berada di bawah kendali negara-negara Barat.

“Hasil terpenting dari kerja sama di antara negara-negara anggota BRICS adalah pembentukan New Development Bank, dan negara kita akan segera menjadi anggota bank ini,” tegas Hemmati, sebagaimana dilansir media pemerintah Iran.

Menjauh dari Ketergantungan Dolar

Keputusan Iran ini menegaskan arah yang semakin jelas di kalangan negara berkembang: mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Dengan bergabungnya Iran, NDB semakin memperkuat posisinya sebagai institusi keuangan multilateral yang mewakili kepentingan ekonomi negara-negara berkembang.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa meskipun tekanan geopolitik dari AS dan Israel terus meningkat, Iran tetap bergerak mencari mitra ekonomi baru. Keanggotaan di NDB memberi Iran akses ke sumber pembiayaan yang selama ini sulit dijangkau karena sanksi.

Dengan konflik geopolitik yang masih memanas, keputusan Teheran merapat ke BRICS menjadi sinyal penting. Iran tidak hanya mencari dana segar, tetapi juga membangun jaringan ekonomi yang lebih luas di luar pengaruh AS. Langkah ini berpotensi mengubah peta pendanaan pembangunan di kawasan Timur Tengah.

Follow kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks