NATUNA — Rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Natuna tidak hanya seremonial. Bupati Cen Sui Lan bersama wakilnya dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun langsung membersihkan pesisir Pantai Piwang, sekaligus menanam puluhan pohon peneduh.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tugas bersama. Semua bisa kita mulai dari rumah dengan kebiasaan kecil,” ujar Cen Sui Lan di Natuna, Jumat.
Aksi Bersih dan Tanam 40 Pohon di Pantai Piwang
DLH Natuna memilih dua jenis pohon untuk ditanam: ketapang kencana dan pinus. Ferizaldi, Kepala DLH Natuna, mengatakan total 40 batang pohon ditanam di lokasi utama dan sejumlah titik lain di sekitar pesisir.
“Jenis pohon itu dipilih karena memiliki fungsi sebagai peneduh sekaligus penghijauan, sehingga dapat memberikan manfaat ekologis dan memperindah kawasan,” ujar Ferizaldi.
Kebiasaan Kecil yang Dimulai dari Rumah
Bupati Cen Sui Lan menekankan tiga langkah sederhana yang bisa dilakukan warga: memilah dan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta merawat dan menanam pohon di pekarangan. Menurutnya, langkah-langkah itu mampu menciptakan udara bersih dan ketersediaan air yang layak bagi seluruh makhluk hidup.
Sosialisasi ke Pelajar dan Masyarakat Umum
DLH Natuna tidak berhenti pada aksi fisik. Ferizaldi menyebut pihaknya telah dan akan terus menggelar sosialisasi mengenai pentingnya menjaga bumi. Sasaran utamanya adalah pelajar dan masyarakat umum.
“Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan hidup berkelanjutan,” tambahnya.
Apa Manfaat Langsung bagi Warga Natuna?
Penanaman pohon peneduh di kawasan Pantai Piwang dan titik lainnya diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih asri, sejuk, dan nyaman bagi masyarakat sekitar. Dalam jangka panjang, pohon-pohon itu juga berfungsi menahan abrasi dan menjaga ekosistem pesisir.