Pencarian

SteamOS Masih Kena Wajib Verifikasi Umur, Linux Justru Lolos di California

Selasa, 01 September 2026 • 20:13:01 WIB
SteamOS Masih Kena Wajib Verifikasi Umur, Linux Justru Lolos di California
Linux secara resmi dikecualikan dari kewajiban verifikasi umur di California melalui amandemen Assembly Bill 1856.

KEPULAUAN RIAU — Gamer yang selama ini memakai Linux untuk bermain bisa sedikit bernapas lega. Otoritas California memutuskan untuk tidak mewajibkan sistem operasi terbuka tersebut melakukan pengecekan umur penggunanya, sebuah kewajiban yang sebelumnya sempat membuat developer Linux panik. Amandemen Assembly Bill 1856 yang baru saja disahkan dengan voting 39-0 secara eksplisit mengecualikan "orang atau entitas yang mendistribusikan sistem operasi atau aplikasi di bawah ketentuan lisensi yang mengizinkan penerima untuk menyalin, mendistribusikan ulang, dan memodifikasi perangkat lunak" dari status "penyedia sistem operasi". Dengan kata lain, Linux dan seluruh distro-nya selamat lewat definisi teknis.

SteamOS Masih Tanda Tanya

Kabar ini tidak otomatis membuat SteamOS aman. Sistem operasi besutan Valve memang berbasis Arch Linux, tapi ada komponen proprietary di dalamnya yang melanggar syarat lisensi terbuka tadi. Artinya, SteamOS masih berpotensi dikategorikan sebagai penyedia sistem operasi yang wajib melakukan verifikasi umur. Pengguna Steam Deck atau perangkat Steam Machine tetap bisa diminta memverifikasi usia mereka melalui akun Steam saat hendak mengakses game tertentu.

Valve sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai posisi SteamOS terhadap aturan ini. Namun jika amandemen tersebut tidak mencakup SteamOS, maka pengguna perangkat tersebut harus patuh pada mekanisme pengecekan yang belum jelas teknisnya. regulasi tersebut masih akan berlaku untuk Windows, Android, macOS, dan iOS—platform dengan basis pengguna yang jauh lebih besar.

Dampak ke Windows, Android, macOS, dan iOS

Bagi mayoritas gamer Indonesia yang menggunakan Windows atau Android, aturan ini tetap mengancam. California Digital Age Assurance Act mengharuskan penyedia sistem operasi melakukan pengecekan umur terhadap pengguna di negara bagian tersebut. Konsekuensinya, perusahaan seperti Microsoft, Google, Apple, dan Meta harus menyiapkan mekanisme verifikasi identitas atau wajah sebelum fitur tertentu bisa diakses. Amandemen itu juga menegaskan bahwa penyedia sistem operasi hanya boleh mengambil "jumlah informasi minimum yang diperlukan" untuk kepatuhan, sehingga praktik pengumpulan data berlebih bisa dibatasi.

Kekhawatiran Privasi di Balik Kebijakan Ini

Perdebatan soal verifikasi umur bukan hanya soal teknis. Upaya serupa sudah muncul sebelumnya, misalnya pada platform Discord yang menyetujui pengecekan umur secara preventif, meski banyak pengguna sudah memiliki data yang cukup untuk verifikasi. Perusahaan pengembang sistem verifikasi itu memiliki keterkaitan dengan Palantir, yang membuat sebagian komunitas khawatir soal potensi kebocoran data. Di Inggris, Online Safety Act yang berlaku penuh tahun ini juga mewajibkan verifikasi umur untuk akses penuh ke layanan, dan pengguna di Indonesia yang bermain game global mungkin ikut merasakan dampaknya jika aturan serupa diterapkan.

Meski begitu, dengan pengecualian untuk Linux, Kalifornia tampaknya memberi ruang bagi kebebasan open-source. Sementara itu, posisi SteamOS menjadi menarik untuk dipantau—apakah Valve akan menyesuaikan lisensi atau justru tetap patuh pada aturan yang ada. Bagi gamer yang sudah beralih ke Linux karena masalah dengan Windows, kabar ini jadi alasan tambahan untuk bertahan. Pertumbuhan basis pengguna Linux yang didorong oleh kegagalan Microsoft kemungkinan masih akan berlanjut, dan pengecualian ini bisa mengurangi satu hambatan besar. Tahun 2026 mungkin memang tahun Linux, dan siapa tahu tahun 2027 juga begitu.

Follow kepriline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pcgamer.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks